Home Info Kedubes Hubungan Bilateral Visa dan Urusan Konsul Budaya, Pendidikan & IPTEK Info Ekonomi & Perdagangan Pers & Media Berita Terkini Aktivitas Kedubes
 
Info Kedubes
CV Duta Besar
Sambutan Dubes
Kontak Kami
Hubungan Bilateral
Sekilas Hubungan Bilateral
Kunjungan & Pertukaran
Dokumen Penting
Visa dan Urusan Konsul
Formulir Aplikasi Visa China
Pengumuman Penting
Panduan Pelayanan
Info Visa Tiongkok
Notaris & Legalisasi
Pusat Pelayanan Aplikasi Visa
Budaya, Pendidikan & IPTEK
Belajar di Tiongkok
Budaya Tiongkok
Pertukaran Iptek
Info Ekonomi & Perdagangan
Situs Seksi Komersial Kedubes
Forum Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok-Indonesia
Links Terkait
Konsulat Jenderal Tiongkok di Surabaya
Konsulat Jenderal Tiongkok di Medan
DEPLU Tiongkok
Pemerintah Pusat Tiongkok
ASEAN-China Center
Tiongkok-ASEAN Expo
Boao Forum utk Asia
Kantor Berita Xinhua
Harian Rakyat Online
Radio Tiongkok Internasional(CRI)
China Daily
  Tiongkok Modern
Yuan-Yuan Tan: Balet Sangat Pencil, Tapi Saya Sangat Nikmat (1)
 (2009-03-31)
 

Dalam San Francisco Ballet, rombongan balet yang berbobot di dunia,, Yuan-Yuan Tan disebut sebagai pendiri rombongan balet tersebut dan Muse dari master penggubah balet Rusia George Balanchine. Oleh karenanya dia dinilai sebagai " pahlawan zaman " di antara 20 orang di bawah umur 40 tahun di Asia oleh majalah " Time " Amerika Serikat ( AS ) pada tahun 2004.

Karya Tipikal Klasik Yang Baru

Yuan-Yuan Tan adalah satu-satunya balerina utama orang Tionghoa di antara tiga rombongan balet terbesar di AS. Selama tahun-tahun terakhir ini, reputasi gadis Tiongkok ini sangat menonjol di panggung balet arus utama AS yang didominasi oleh orang kulit putih.

Ketika baru saja datang ke AS, Yuan-Yuan Tan yang berumur 18 tahun menahan tekanan dan tantangan yang amat besar. Tak mampu berbicara dalam bahasa Inggris, tanpa seorang pun famili di AS, gadis ini hanya dapat mengutarakan kesedihannya kepada orang tuanya yang berada di daratan Tiongkok melalui telepon.

Berbicara tentang hal itu, Yuan-Yuan Tan yang kini sudah lancar berbicara dalam bahasa Inggris menyatakan bahwa terjadinya hal itu hanya karena umurnya masih kecil. Bagi Yuan-Yuan Tan, dirinya adalah orang yang berjuang di dunia dengan balet.

Apa yang dinyatakan Yuan-Yuan Tan ini benar, dia paling pandai menciptakan karya klasik dan keajaban yang baru melalui balet. Misalnya, pada umur 11 tahun, Yuan-Yuan Tan sudah menunjukkan kebakatan dan kemampuan dan tampil dari 1,000 calon, lulus ujian dan masuk ke Sekolah Balet Shanghai. Dia pernah memenangkan juara nomor dua dalam tim remaja pada Lomba Balet Internasional Helsinki, Finlandia Kedua pada 14 tahun; ia juga menang pada Lobam Balet Internasional Perancis pada 15 tahun. Pada umur 16 tahun, dia sekali lagi memenangkan hadiah emas pada Lomba Tari Internasional Pertama Nagoya, Jepang, dan mendapat " Hadiah Vaslav Nijinsky " yang dihadiahkan oleh Duta Besar Polandia, sebelumnya hadiah ini hanya dihadiahkan kepada penari laki-laki balet luar biasa yang sudah dewasa.

Pada tahun 1995, Yuan-Yuan Tan ikut rombongan balet Shanghai untuk mengadakan pertunjukan ke luar negeri, dan berhasil dipilih oleh " San Francisco Ballet ". Direktur jenderal kesenian " San Francisco Ballet " mengatakan kepadanya, " datanglah ke San Francisco ! ". Maka, Yuan-Yuan Tan yang berumur 18 tahun menjadi penari solo yang paling muda di rombongan ini.

Konon, titik balik profesi Yuan-Yuan Tan di San Francisco Ballet berasal dari luka-lukanya seorang penari utama di rombongan itu. Karena itu, ketua rombongan menyerahkan vedio tari Nijinsky kepada Yuan-Yuan Tan, dan meminta dia belajar selama satu malam.

Malam itu, Yuan-Yuan Tan tidak tidur semalam suntuk, dia melihat sambil berlatih. Pertujunkan pada malam kedua itu sangat sukses, semua orang melihatnya dengan pandangan baru. Yuan-Yuan Tan merasa dirinya dapat menguasai sesuatu yang begitu rumit, karena balet tidak ada perbatasan wilayah, balet juga menolak menerima gagasan tarian yang individu belaka.

Karena itu, dengan bakat tari yang luar biasa dan sikap pengejaran terhadap tarian, Yuan-Yuan Tan mendapat peran tari solo pada tahun pertama, tiga tahun kemudian dia diangkat sebagai penari utama, setiap tahun sekurang-kuarngnya mengadakan pertunjukan sebanyak 80 kali lebih dan lebih dari 10 set drama klasik.

 ·  Yuan-Yuan Tan: Balet Sangat Pencil, Tapi Saya Sangat Nikmat (1)  (2009-03-31)
 ·  Yuan-Yuan Tan: Balet Sangat Pencil, Tapi Saya Sangat Nikmat (2)  (2009-03-31)
 ·  Sikap Kehidupan Lapisan Masyarakat Kaya Tiongkok  (2009-03-31)
 ·  Upacara Perkawinan Di Metro  (2009-03-31)
 ·  Fu Tian Dan Sepeda Motornya  (2009-03-31)
 ·  Pameran Otomotif Shanghai Dimata Orang Mancanegara  (2009-03-31)
Topik Khusus
BRICS 2017
Forum Belt and Road untuk Kerjasama International
G20 Tiongkok 2016
Presiden Xi Jinping Hadiri Konferensi Perubahan Iklim
Xi Jinping Hadiri Upacara Pembukaan COP21 di Paris
Xi Jinping Temui Obama
Tiongkok Mainkan Peranan Konstruktif Dalam Penanganan Perubahan Iklim
Xi Jinping Temui Presiden Prancis
More...
Dari Media Indonesia
Harian Rakyat Merdeka: Hanif Pastikan Hoax, Perkampungan China di Sulteng Tidak Ada
Harian Kompas: Dubes China "Menikmati' Cirebon
Harian Kompas: China Tawarkan 200 Beasiswa
Media Cirebon: Xie Feng Cirebon Saksi Persahabatan Tiongkok Indonesia
Harian Republika: Dubes China Dorong Pertukaran Santri Dengan Indonesia