Home Info Kedubes Hubungan Bilateral Visa dan Urusan Konsul Budaya, Pendidikan & IPTEK Info Ekonomi & Perdagangan Pers & Media Berita Terkini Aktivitas Kedubes
 
Home > Hubungan Bilateral
Dirjen Pajak Indonesia Sebut Pasar Tiongkok Penting bagi Indonesia
2014/07/07

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan Indonesia Fuad Rahmany mengatakan, dulu di periode "orde baru", ekonomi Indonesia sangat tergantung pada Amerika Serikat (AS) karena banyak komoditas Indonesia diekspor ke pasar AS, namun saat ini kondisi telah berbuah di mana ekonomi Timur tumbuh lebih kuat daripada Barat, sehingga Indonesia harus pula mengembangkan ekonominya melalui peningkatan kerja sama dengan Tiongkok.

Rahmany menunjukkan, sebanyak 19 persen komoditas Indonesia diekspor ke Tiongkok dan 20 persen lainnya diekspor ke negara-negara ASEAN sejak tahun 2005. Sementara itu volume ekspor Indonesia dengan AS hanya tercatat 9 persen. Jelaslah pasar Tiongkok sangat penting bagi Indonesia dan tidak boleh diremehkan.

Rahmany menambahkan, melambatnya pertumbuhan ekonomi Tiongkok akan menimbulkan pengaruh besar bagi ekonomi dan pendapatan melalui perpajakan Indonesia. Tahun ini pertumbuhan ekonomi Tiongkok diperkirakan akan turun hingga 7 persen, berarti impor Tiongkok berkurang atau ekspor Indonesia menurun, sehingga pendapatan Indonesia melalui pemungutan pajak juga akan turun. Gejala ini sudah terjadi sejak tahun lalu.

Rahmany mengungkapkan, pada semester pertama tahun ini, pendapatan perpajakan Indonesia menunjukkan pertumbuhan terbatas, bahkan turun di sebagian sektor, termasuk pertambangan, pertanian, kehutanan dan perikanan.

Suggest to a friend
  Print