Home Info Kedubes Hubungan Bilateral Visa dan Urusan Konsul Budaya, Pendidikan & IPTEK Info Ekonomi & Perdagangan Pers & Media Berita Terkini Aktivitas Kedubes
 
Home > Berita Terkini
Xi Jinping Sampaikan Laporan di Depan Kongres Nasional ke-19 PKT
2017/10/20

Kongres Nasional ke-19 PKT resmi dibuka di Beijing pada Rabu (18/10). Presiden Xi Jinping mewakili Komite Sentral ke-18 PKT menyampaikan laporan kepada Kongres. Ia mengumumkan, sosialisme yang berciri khas Tiongkok telah memasuki era baru, ini merupakan arah sejarah yang baru dalam perkembangan Tiongkok. PKT akan berpedoman pada ideologi sosialisme berciri khas Tiongkok di era baru, memimpin rakyat Tiongkok mewujudkan pembangunan masyarakat sejahtera yang moderat, membangun Tiongkok menjadi negara sosialis modern yang makmur, demokratis, beradab, harmonis dan indah pada pertengahan abad 21, dalam rangka merealisasikan kebangkitan kembali Bangsa Tionghoa yang menjadi impian Tiongkok.

Dilatarbelakangi situasi dalam dan luar negeri yang mengalami perubahan besar dan kompleks, program pemerintahan partai berkuasa ekonomi kedua terbesar di dunia itu sangat mengundang sorotan dunia. Sebagai inti kepemimpinan PKT, Xi Jinping secara singkat dan padat menyampaikan tujuan kongres kali ini dan ambisi PKT.

"Tema kongres kali ini ialah tidak melupakan tujuan awal, mencamkan misi, menjunjung tinggi bendera sosialis yang berciri khas Tiongkok, mengupayakan direalisasikannya pembangunan masyarakat sejahtera yang moderat secara menyeluruh, memperjuangkan kemenangan mulia sosialisme berciri khas Tiongkok dan berupaya pantang mundur demi mewujudkan kebangkitan Bangsa Tionghoa.

Xi Jinping dalam laporan menyatakan, dalam 5 tahun yang lalu, PKT secara menyeluruh mengukuhkan kepemimpinan partai, dan mengemukakan serangkaian konsep dan strategi baru mengenai pemerintahan negara. GDP Tiongkok bertambah menjadi 80 triliun Yuan, sumbangannya kepada ekonomi dunia melampaui 30 persen; rata-rata tercipta 13 juta kesempatan kerja baru di kota per tahun; dan 60 juta populasi miskin berhasil terlepas dari kemiskinan. Tiongkok secara memperdalam reformasi secara komprehensif dan telah mencapai kemajuan besar di bidang demokrasi dan tata hukum, ideologi dan budaya, kehidupan rakyat serta peradaban ekologi.

Setelah menyimpulkan perubahan bersejarah tersebut, Xi Jinping menunjukkan pula, pembangunan Tiongkok kini tengah berada pada titik tolak sejarah yang baru.

Ideologi sosialisme yang berciri khas Tiongkok di era yang baru telah menegaskan pengaturan keseluruhan dan pengaturan strategis usaha sosialis yang berciri khas Tiongkok, menegaskan target umum untuk memperdalam reformasi secara komprehensif, menegaskan target umum untuk secara komprehensif mendorong penyelenggaraan negara yang berdasarkan hukum, menegaskan target untuk membangun tentara kelas dunia dan lain sebagainya. Laporan menegaskan bahwa diplomasi negara besar yang berciri khas Tiongkok harus mendorong pembentukan hubungan internasional tipe baru dan pembentukan komunitas senasib sepenanggungan manusia; menegaskan kepemimpinan PKT sebagai karakteristik yang paling penting dalam sosialisme yang berciri khas Tiongkok, menegaskan kepemimpinan PKT sebagai keunggulan yang paling besar dalam sistem sosialis Tiongkok, menegaskan PKT sebagai kekuatan kepemimpinan politik tertinggi. Laporan juga mengajukan tuntutan umum mengenai pembangunan partai di era baru, menegaskan kedudukan penting pembangunan politik dalam proses pembangunan partai.

5 tahun yang lalu, Kongres Nasional ke-18 PKT menetapkan target perjuangan "Dua Seratus Tahun" yang merujuk pada target Tiongkok untuk mewujudkan pembangunan masyrakat sejahtera yang moderat tepat di ulang tahun ke-100 PKT pada tahun 2021, dan target Tiongkok untuk mewujudkan pembangunan Tiongkok sebagai negara sosialis modern di ulang tahun ke-100 RRT pada tahun 2049. Kini Tiongkok berada pada tahap krusial dalam proses mewujudkan target 100 tahun pertama, sekaligus tengah bersiap-siap melangkah ke target 100 tahun ke-2. Xi Jinping dalam laporannya telah mengemukakan pengaturan strategis mengenai bagaimana membangun negara modern sosialis di masa depan.

Yang patut dicatat adalah, dibandingkan konsep Tiongkok yang dikemukakan dalam kongres nasional PKT sebelumnya, laporan Kongres Nasional ke-19 telah menetapkan target baru, yaitu membangun Tiongkok dari negara sosialis modern yang makmur, demokratis, beradab dan harmonis menjadi negara sosialis modern yang kuat, makmur, demokratis, beradab, harmonis dan indah. "Kuat" dan "indah" menjadi target baru yang ditetapkan dalam laporan Kongres kali ini. Hal ini memanifestasikan perhatian besar PKT terhadap peradaban ekologi, sekaligus memanifestasikan target perjuangan yang lebih mendalam.

Untuk merealisasi target pembangunan strategis sosialisme yang berciri khas Tiongkok di era baru, Xi Jinping mengemukakan rancangan dan tuntutan konkret dari 9 aspek, antara lain ekonomi, politik, kebudayaan, kehidupan rakyat, tata kelola sosial, ekologi, pertahanan negara dan pembangunan tentara, pemeliharaan kesatuan negara, hubungan luar negeri dan pembangunan partai.

Menyinggung urusan Hong Kong, Makau dan Taiwan, Xi Jinping menunjukkan, kebijakan Satu Negara Dua Sistem dan otonomi tingkat tinggi harus dilaksanakan secara komprehensif dan tepat, Pemerintahan Hong Kong dijalankan oleh Warga Hong Kong dan Pemerintahan Makau dijalankan oleh Warga Makau. Hendaknya bertindak berdasarkan Konstitusi dan Undang-Undang Pokok, menyempurnakan sistem dan mekanisme yang berhubungan dengan pelaksanaan Undang-Undang Pokok. Prinsip satu Tiongkok merupakan dasar politik hubungan kedua tepi Selat. "Konsensus 1992" secara eksplisit menetapkan sifat fundamental hubungan kedua tepi Selat dan merupakan kunci untuk menjamin perkembangan hubungan kedua tepi Selat secara damai.

Ketika menyinggung politik luar negeri Tiongkok, Xi Jinping menekankan, misi PKT adalah memberikan kontribusi yang lebih besar kepada umat manusia. Tiongkok akan mempertahankan jalan pembangunan damai, mendorong pembentukan komunitas senasib sepenanggungan manusia, mempertahankan kebijakan luar negeri yang damai dan mandiri, secara aktif mengembangkan hubungan kemitraan di seluruh dunia, memperluas titik temu antara kepentingan berbagai negara, mempertahankan keterbukaan terhadap dunia luar sebagai kebijakan pokok negara, mempertahankan pembangunan yang terbuka, secara aktif mendorong kerja sama internasional di bawah kerangka Satu Sabuk Satu Jalan, dan menjunjung semangat konsultasi bersama, membangun bersama dan berbagi bersama dalam tata kelola global.

Dalam lima tahun yang lalu, berbagai negara memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah dan hasil PKT dalam upaya penguatan disiplin Partai. Sebagai inti kepemimpinan PKT, Xi Jinping memperingatkan seluruh partai bahwa penguatan disiplin partai selalu dijalankan, kemenangan mutlak merupakan target dari perjuangan anti-korupsi.

Xi Jinping menyatakan, PKT harus mempertahankan pengusutan keras terhadap kasus pemberian dan penerimaan suap, mencegah terbentuknya kelompok kepentingan di dalam partai; membentuk sistem inspeksi di komite Partai tingkat kota dan kabupaten untuk meningkatkan intensitas penindakan terhadap upaya korupsi di lapisan bawah; para koruptor harus dilacak dan ditindak berdasarkan hukum, tak peduli ke mana mereka melarikan diri; harus mendorong legislasi anti-korupsi, dan membentuk platform pelaporan korupsi yang mencakup sistem pemeriksaan dan pengawasan disiplin.

Suggest to a friend
  Print