Home Info Kedubes Hubungan Bilateral Visa dan Urusan Konsul Budaya, Pendidikan & IPTEK Info Ekonomi & Perdagangan Pers & Media Berita Terkini Aktivitas Kedubes
 
Home > Berita Terkini
Sambutan Kuasa Usaha Sun Weide dalam Pameran Foto Perayaan 20 Tahun Kembalinya Hongkong ke Pangkuan Tiongkok
2017/06/21

Para hadirin yang saya hormati,

Bapak-bapak dan Ibu-ibu,

Selamat malam!

Pertama-tama, saya atas nama Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Republik Indonesia, menyampaikan selamat datang ke kedutaan dalam rangka menghadiri Pameran Foto Perayaan 20 Tahun Kembalinya Hongkong ke Pangkuan Tiongkok dan Upacara Buka Puasa Bersama. Dengan kesempatan ini, izinkanlah saya mengucapkan salam hormat bulan Ramadan kepada teman-teman semua.

Pada tanggal 1 Juni 1997, Tiongkok secara resmi mengembalikan kedaulatannya ast Hongkong. Dengan kembali ke pelukan Tiongkok, Hongkong memasuki era historis yang baru dengan “One Country, Two System”, “Hongkong People Administering Hongkong” and “A High Degree of Autonomy”. Orang Hongkong dapat menikmati martabat dan kebanggaan sebagai orang Tiongkok, sama seperti masyarakat sebangsa dan setanah air yang lain.

Dalam 20 tahun terakhir ini, “One Country, Two System” telah dilaksanakan secara sukses di Hongkong, Basic Law juga dijalankan dan diimplementasikan secara komprehensif. Sistem demokratis terus ditingkatkan secara stabil dan sesuai dengan undang-undang, masyarakat Hongkong dapat menikmati hak-hak demokratis yang tak ada sebelumnya dan kebebasan yang lebih luas. Kami telah 5 kali mengadakan pemilihan Chief Executive, Council Legislatif, dan Council Distrik. Kemakmuran dan kestabilan terus dipertahankan, Hongkong telah berhasil menanggapi serangan tiga krisis, yaitu Krisis Finansial Asia, Krisis SARS, dan Krisis Finansial Dunia, besaran ekonomi meningkat berlipat, kerja di berbagai bidang terus berkembang secara menyeluruh, posisinya sebagai pusat perkapalan, finansial dan perdagangan dunia terus diperkokoh dan ditingkatkan. Hongkong telah beberapa tahun berturut-turut dipilih sebagai ekonomi paling bebas dan daerah yang paling kompetitif dan menarik bagi para pedagang di seluruh dunia. Menurut statistik dari World Bank, performance Hongkong di bidang kestabilan politik, efesiensi pemerintahan, sistem hukum sosial, pencegahan korupsi, ekpresi warga sipil dan sistem akuntabilitas jauh lebih baik daripada sebelum kekembalian. Saya yakin, dengan menikmati pameran foto hari ini, teman-teman pasti akan mendapat perasaan yang lebih kuat tentang perubahan dan prestasi yang telah diraih oleh Hongkong selama 20 tahun terakhir ini dan atraksi menariknya sebagai “Mutiara Oriental”.

Hongkong mempertahankan kemakmuran dan kestabilan dalam jangka panjang sesuai dengan keuntungan seluruh rakyat Tiongkok termasuk saudara-saudari di Hongkong, demikian pula sejalan dengan keuntungan bersama komunitas internasional. Pemerintah pusat akan terus memberikan dukungan yang lebih besar untuk memfasilitasi perkembangan Hongkong dengan mengambil lebih banyak langkah yang bermanfaat bagi kemakmuran dan kestabilan Hongkong dalam jangka panjang dan bermanfaat bagi kerjasama yang terus mendalam antara daratan Tiongkok dan Hongkong. Kami penuh alasan meyakin bahwa, sebagai pusat perkapalan, finansial dan perdagangan dunia, dengan adanya kemakmuran dan kemajuan di negara tanah air dan inisiatif “Sabuk dan Jalur Sutra” yang terus diimplementasikan, Hongkong bisa mengoptimalkan keunggulannya di bidang sistem, posisi, sumber daya manusia dan internalisasi, Hongkong pasti akan menyambut peluang perkembangan yang lebih besar. 20 tahun kembalinya ke pangkuan Tiongkok pasti akan menjadi titik tolak baru bagi Hongkong yang terus maju ke depan.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, hubungan perdagangan dan people to people exchange antara Indonesia dan Hongkong SAR semakin erat. Pada tahun 2016, investasi langsung asal Hongkong ke Indonesia sebanyak 2,25 miliar USD, dengan lebih dari 150 ribu TKI bekerja di Hongkong. Pada bulan Mei tahun ini, Presiden Joko Widodo berkunjung ke Hongkong dan mendapat serangkaian hasil dalam rangka mempromosikan kerjasama antara Indonesia dan Hongkong di bidang perdagangan, budaya dan sebagainya. Seiring dengan inisiatif “Sabuk dan Jalur Sutra” terus diimplementasikan, kedudukan Hongkong dengan tingkat internasionalisasi yang tinggi pasti semakin menonjol. Hongkong saat ini telah menjadi anggota resmi dalam Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB). Negosiasi perjanjian perdagangan bebas antara Hongkong dan ASEAN sedang dilaksanakan secara stabli dan diharapkan dapat selesai sebelum akhir tahun ini. Saya yakin Hongkong akan mengoptimalkan keunggulan ganda “One Country” dan “Two System”, untuk lebih meningkatkan hubungan perdagangannya dengan Indonesia dan mitra dagang utama yang lain di sepanjang “Sabuk dan Jalur Sutra”.

Akhir kata, mari kita bersama-sama menyampaikan selamat kepada Hongkong, semoga masa depan Hongkon semakin cemerlang.

Terima kasih.

Suggest to a friend
  Print