Home Info Kedubes Hubungan Bilateral Visa dan Urusan Konsul Budaya, Pendidikan & IPTEK Info Ekonomi & Perdagangan Pers & Media Berita Terkini Aktivitas Kedubes
 
Home > Berita Terkini
Belt and Road Forum Berakhir,Hasilkan Sejumlah Kesepakatan Kerja Sama
2017/05/16

Pertemuan puncak The Belt and Road Forum (BRF) untuk Kerja Sama Internasional yang digelar di Beijing berakhir pada hari Senin kemarin (15/5). Presiden Tiongkok Xi Jinping dalam jumpa pers mengatakan, forum kali ini telah mencapai banyak kesepakatan, menunjukkan arah bagi kerja sama internasional dalam pembangunan One Belt and One Road, menegaskan konsep aksi dan menyampaikan sinyal positif bahwa berbagai pihak akan berupaya bersama untuk mendorong kerja sama internasional dalam kerangka inisiatif One Belt, One Road serta bersama-sama membangun komunitas senasib sepenanggungan umat manusia. Xi Jinping mengumumkan, Tiongkok akan menggelar BRF yang kedua pada tahun 2019.

Xi Jinping dalam jumpa pers setelah penutupan BRF menyatakan kepada wartawan dalam dan luar negeri bahwa inisiatif One Belt One Road akan dilaksanakan di lingkup yang lebih luas dan di level yang lebih tinggi. Berbagai pihak peserta akan bersama-sama berupaya menciptakan motor penggerak ekonomi yang baru, membangun platform baru bagi pertumbuhan global, mendorong rebalancing atau penyeimbangan kembali globalisasi ekonomi dalam proses menuju target pembentukan komunitas senasib sepenanggungan umat manusia.

"Kita akan menyelaraskan kebijakan ekonomi makro terkait perdagangan, investasi dan moneter, bersama-sama mendorong restrukturisasi ekonomi, menciptakan iklim kondusif bagi perkembangan internasional; kita akan secara mendalam melakukan sinergi program pembangunan masing-masing negara, bersama-sama menyusun konsep aksi, menyediakan dukungan kebijakan terhadap megaproyek; kita akan bersama-sama memelihara dan mengembangkan ekonomi dunia yang terbuka, mendorong pemberlakuan zona perdagangan bebas, meningkatkan liberalisasi dan fasilitasi perdagangan dan investasi; kita menandaskan pentingnya perkembangan inovatif, mendukung usaha baru seperi e-bisnis lintas wilayah, Big Data dan kota cerdas, bersama-sama memupuk usaha yang baru, industri yang baru dan pola pertumbuhan yang baru." Demikian dikatakan Xi Jinping dalam jumpa pers seusai BRF kemarin.

Selama dua hari penyelenggaraan BRF, berbagai pihak dan Tiongkok telah mencapai serangkaian persetujuan kerja sama mengenai koordinasi kebijakan, konektivitas infrastruktur, perdagangan dan moneter serta hubungan antar masyarakat. Hingga saat ini sebanyak 68 negara dan organisasi internasional telah menandatangani perjanjian kerja sama One Belt One Road dengan Tiongkok.

"Kita sepakat bahwa konektivitas akan tetap menjadi titik berat kerja sama, berupaya agar jalur di darat dan pelabuhan laut tersambung sehingga pada akhirnya dapat membentuk jaringan yang menyambungkan infrastruktur darat, laut dan udara. Kita mendukung peningkatan pembangunan koridor ekonomi, mendorong kerja sama di bidang kapasitas produksi dan manufaktur perlengkapan, bersama-sama membangun taman industri dan zona kerja sama ekonomi lintas wilayah. Kita setuju memperluas jalur pendanaan, memperbarui pola pendanaan, menurunkan ongkos pendanaan serta mendirikan sistem jaminan moneter yang stabil dan dapat dikontrol. Kita mendukung kerja sama di bidang pendidikan, iptek, kebudayaan dan kesehatan, mempererat komunikasi di bidang pariwisata, wadah pemikir dan media. Kita juga akan mengambil langkah-langkah untuk memfasilitasi pertukaran personil."

Xi Jinping menunjukkan, terdapat alasan mengapa masyarakat internasional patut berkeyakinan penuh terhadap prospek pembangunan One Belt,One Road. Ia menyatakan yakin bahwa melalui upaya bersama, One Belt One Road dapat dibangun menjadi jalan yang damai, makmur, terbuka, inovatif dan beradab.

Suggest to a friend
  Print