Home Info Kedubes Hubungan Bilateral Visa dan Urusan Konsul Budaya, Pendidikan & IPTEK Info Ekonomi & Perdagangan Pers & Media Berita Terkini Aktivitas Kedubes
 
Home > Berita Terkini
Dubes Xie Feng Bertemu dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Bapak Said Aqil Siroj
2017/02/25

Y.M. Duta Besar Xie Feng mengadakan pertemuan dengan Bapak Y.M. Said Aqil Siroj, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, ormas Islam terbesar di Indonesia, pada tanggal 21 Feb 2017. Kedua pihak mengadakan pertukaran mendalam mengenai hubungan Tiongkok-Indonesia dan kerjasama di bidang agama, perdagangan, ekonomi dan sebagainya dengan serangkaian kesepakatan penting telah dicapai oleh kedua pihak.

Dalam pertemuan, Y.M. Dubes Xie Feng memperkenalkan hubungan Tiongkok-Indonesia dan kondisi kerjasama bilateral di bidang perdagangan dan ekonomi. Dubes Xie Feng mengatakan bahwa beberapa tahun terakhir ini kerjasama perdagangan dan ekonomi antara Tiongkok dan Indonesia telah mengalami kemajuan yang besar, selain menjaga posisi mitra dagang terbesar bagi Indonesia selama 6 tahun secara konsekutif, investasi asal Tiongkok pun naik ke posisi ke-3 dari ke-10 pada setahun sebelumnya. Pada tahun yang lalu, Tiongkok menjadi negara asal turis terbesar dengan 1,428 juta wisatawan Tiongkok berkunjung ke Indonesia. Kerjasama kedua negara terus diperluas dari perdagangan tradisional dan kontrak pembangunan infrastruktur ke investasi infrastruktur dan energi, e-commerce, finansial, telekomunikasi, perumahan dan bidang-bidang lainnya. Daya dongkrak terus bermunculan. Ribuan perusahaan Tiongkok menanamkan investasi di Indonesia. Mereka datang dengan membawa modal, teknik dan manajemen yang maju. Mereka telah membantu meningkatkan pendapatan pemerintah setempat, banyak menciptakan lapangan kerja, mendorong perkembangan ekonomi dan memberikan kesejahteraan kepada rakyat kedua negara. Presiden pernah menargetkan bahwa Indonesia diharapkan menarik 10 juta wisman Tiongkok datang ke Indonesia. Apa yang disebut "10 juta tenaga kerja asal Tiongkok akan menduduki Indonesia" adalah hoax.

Dalam hal kebijakan keagamaan Tiongkok, kata Dubes Xie Feng, pemerintah Tiongkok menghormati dan melindungi kebebasan beragama serta adat istiadat penganut agama. Jumlah penganut agama, Pemerintah Tiongkok melindungi hak-hak 21 juta Muslim dan penganut agama lainnya dalam hal partisipasi politik, menjalankan ibadah adama serta pelestarian adat istiadat. Selain itu, mereka juga dapat menikmati kebijakan preferensial di bidang pendidikan dan sosial. Pihak Tiongkok bersedia meningkatkan pertukaran dan kerjasma agama dengan PBNU, guna meningkatkan saling kenal antara kalangan Muslim Tiongkok-Indonesia dan rakyat kedua negara, serta memperkokoh fondasi masyarakat dalam mengembangkan persahabatan Tiongkok-Indonesia.

Ketua Umum Haedar Nashir mengatakan, sama seperti Indonesia, Tiongkok mempunyai mempunyai suku, budaya dan agama yang amat beragam. PBNU berapresiasi terhadap kinerja pemerintah Tiongkok dalam melindungi kebebasan beragama maysarakat, khususnya para penganut agama Islam. PBNU mendukung pengembangan hubungan Tiongkok-Indonesia dan kerjasama kedua negara di berbagai bidang, dan menyambut baik lebih investasi asal Tiongkok ke Indonesia.

Suggest to a friend
  Print