Home Info Kedubes Hubungan Bilateral Visa dan Urusan Konsul Budaya, Pendidikan & IPTEK Info Ekonomi & Perdagangan Pers & Media Berita Terkini Aktivitas Kedubes
 
Home > Aktivitas Kedubes
Dubes Xie Feng Bertemu dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah Bapak Haedar Nashir
2017/02/21

Y.M. Duta Besar Xie Feng mengadakan pertemuan dengan Bapak Y.M. Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah, ormas Islam terbesar kedua di Indonesia, pada tanggal 20 Feb 2016. Kedua pihak mengadakan pertukaran yang aktif dan efektif mengenai hubungan Tiongkok-Indonesia dan kerjasama di bidang agama, perdagangan, ekonomi, pariwisata dan sebagainya.

Dalam pertemuan, Y.M. Dubes Xie Feng memperkenalkan kondisi kerjasama Tiongkok-Indonesia di bidang perdagangan dan ekonomi serta kebijakan keagamaan Tiongkok. Dubes Xie Feng mengatakan bahwa beberapa tahun terakhir ini kerjasama perdagangan dan ekonomi antara Tiongkok dan Indonesia telah mengalami kemajuan yang besar, selain menjaga posisi mitra dagang terbesar bagi Indonesia selama 6 tahun secara konsekutif, investasi asal Tiongkok pun naik ke posisi ke-3 dari ke-10 pada setahun sebelumnya. Pada tahun yang lalu, Tiongkok menjadi negara asal turis terbesar dengan 1,428 juta wisatawan Tiongkok berkunjung ke Indonesia. Kerjasama kedua negara terus diperluas dari perdagangan tradisional dan kontrak pembangunan infrastruktur ke investasi infrastruktur dan energi, e-commerce, finansial, telekomunikasi, perumahan dan bidang-bidang lainnya. Daya dongkrak terus bermunculan. Ribuan perusahaan Tiongkok menanamkan investasi di Indonesia. Mereka datang dengan membawa modal, teknik dan manajemen yang maju. Mereka telah membantu meningkatkan pendapatan pemerintah setempat, banyak menciptakan lapangan kerja, mendorong perkembangan ekonomi dan memberikan kesejahteraan kepada rakyat kedua negara. Presiden pernah menargetkan bahwa Indonesia diharapkan menarik 10 juta wisman Tiongkok datang ke Indonesia. Apa yang disebut "10 juta tenaga kerja asal Tiongkok akan menduduki Indonesia" adalah hoax.

Dalam hal kebijakan keagamaan Tiongkok, kata Dubes Xie Feng, pemerintah Tiongkok menghormati dan melindungi kebebasan beragama serta adat istiadat penganut agama. Jumlah penganut agama, di antaranya ada Budha, Taoisme, Islam, Katolik, Kristen dll, bisa melebihi 100 juta orang, sedangankan kaum Muslim berjumlah 21 juta orang. Pada saat ini, terdapat 35,000 masjid dan 45,000 Imam serta Akhun di Tiongkok. Pemerintah Tiongkok melindungi hak-hak umat Islam dan penganut agama lainnya dalam hal partisipasi politik, menjalankan ibadah adama serta pelestarian adat istiadat. Selain itu, mereka juga dapat menikmati kebijakan preferensial di bidang pendidikan dan sosial.

Ketua Umum Haedar Nashir mengatakan, pengenalannya mengenai kerjasama ekonomi dan perdagangan antara kedua negara serta kebijakan keagamaan makin mendalam setelah mendengar perkenalan Bapak Dubes. Muhammadiyah bersedia meningkatkan pertukaran dan kerjasama dengan Tiongkok di bidang pendidikan, kesehatan, pemuda dan sebagainya supaya saling kenal serta persahabatan antara kaum Muslim bahkan rakyat Tiongkok dan Indonesia terus ditingkatkan.

Setelah pertemuan, Dubes Xie Feng dan Bapak Nashir bersama-sama menerima wawancara, di mana mereka menyampaikan komentar positif mengenai hasil dan kesepakatan yang telah dicapai dalam pertemuan tersebut, dan bersama-sama memberika klarifikasi mengenai hoax "10 juta tenaga kerja Tiongkok menduduki Indonesia".

 

Suggest to a friend
  Print